Cara Mengikuti Diet Mayo bagi Pemula, Ini Triknya
Diet Mayo adalah salah satu jenis diet yang populer dan sering dianjurkan untuk orang yang ingin menurunkan berat badan. Diet ini dikenal dengan nama lain sebagai "13 Hari Diet" karena memiliki durasi 13 hari.

Prinsip dasar dari diet Mayo adalah membatasi asupan kalori dan mengurangi konsumsi makanan yang tinggi lemak dan gula. Diet ini juga memfokuskan pada konsumsi protein dan sayuran, serta membatasi konsumsi makanan olahan dan bahan pengawet.
Menurut diet Mayo, ada beberapa jenis makanan yang dilarang, seperti:
- Daging merah
- Telur
- Keju
- Roti
- Gula
- Alkohol
- Kacang-kacangan
Sebaliknya, ada beberapa jenis makanan yang disarankan, seperti:
- Daging putih (seperti ayam dan ikan)
- Sayuran (seperti brokoli, selada, dan paprika)
- Buah-buahan (seperti apel dan pisang)
- Gandum
- Susu rendah lemak
- Minyak zaitun
Meskipun diet Mayo dapat menyebabkan penurunan berat badan dalam jangka pendek, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memulai diet ini. Diet yang terlalu ketat dan tidak seimbang dapat mempengaruhi kesehatan dan menyebabkan efek samping seperti kelelahan, sakit kepala, dan dehidrasi. Oleh karena itu, sebelum memulai diet Mayo, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi terlebih dahulu.
Fokus utamanya dengan mengubah rutinitas harian dan menghentikan kebiasaan yang bisa memengaruhi berat badan. Simak penjelasan berikut ini jika kamu tertarik menurunkan berat badan melalui diet mayo!
Tips Mengikuti Diet Mayo untuk Pemula
Klaim dari diet ini yaitu memudahkan kamu untuk mengubah pola makan menjadi lebih sehat. Lewat metode ini juga kamu akan belajar memperkirakan porsi makan beserta jenis makanannya.
Diet mayo juga tidak mengharuskan kamu untuk menghitung kalori dengan tepat. Sebaliknya, kamu justru disarankan untuk mengonsumsi makanan lezat yang tetap bisa memuaskan nafsu namun membantu menurunkan berat badan.
Bagi pemula yang ingin mencoba diet ini, berikut aturan umum untuk melakukan diet mayo:
1. Cek piramida berat badan
Para pakar Mayo Clinic telah merancang piramida berat badan sehat untuk membantu kamu dalam memilih makanan yang mengenyangkan tetapi rendah kalori. Setiap kelompok makanan dalam piramida punya khasiat kesehatannya masing-masing.
Umumnya, piramida tersebut mendorong kamu untuk makan sayuran dan buah-buahan dalam jumlah yang hampir tidak terbatas. Pasalnya, ada ini bisa memberikan efek menguntungkannya pada berat badan dan kesehatan.
2. Perbanyak aktivitas fisik
Selanjutnya, kamu juga dianjurkan untuk memperbanyak aktivitas fisik dan olahraga setiap hari.
Setidaknya, kamu perlu melakukan aktivitas fisik 30 menit setiap harinya. Tujuan utamanya untuk mengurangi jumlah lemak dan meningkatkan kesehatan mental.
3. Pilih meal plan sesuai keinginan kamu
Diet ala Mayo Clinic menyediakan lima meal plan yang berbeda pada beberapa tingkat kalori. Kamu bisa memilih meal plan vegetarian atau ala Mediterania.
Berikut salah satu contoh meal plan ala Mediterania untuk kebutuhan 1.200 kalori :
- Sarapan: overnight oat dengan beri dan pir.
- Makan siang: sup kacang putih Tuscan dengan gerimis pesto.
- Makan malam: ayam panggang dalam wajan dengan brokolini, bawang bombay, dan tomat.
- Camilan: satu cangkir irisan paprika dan pisang.
Untuk makanan penutup, kamu boleh makan yang manis-manis tetapi tidak lebih dari 75 kalori sehari. Ide camilan yang bisa kamu coba misalnya yoghurt tanpa rasa atau cokelat hitam.
Fase Diet Mayo
Diet mayo memiliki dua fase, yaitu:
1. Fase pertama
Dalam dua minggu pertama kamu akan berfokus menurunkan berat 2,7-4,5 kilogram dengan cara yang aman dan sehat.
Pada fase ini, kamu perlu fokus untuk mengubah kebiasaan gaya hidup yang berhubungan dengan berat badan.
Fase ini juga membantu kamu untuk melihat seberapa cepat kamu bisa merasakan hasilnya dari dorongan diri sendiri.
2. Fase kedua
Pada fase kedua, fokus utamanya bukan lagi menurunkan berat badan. Tetapi, bagaimana cara untuk menerapkan pola makan sehat ini seumur hidup.
Di fase ini, kamu akan belajar lebih banyak tentang pilihan makanan, ukuran porsi, perencanaan menu, aktivitas fisik, olahraga, dan berpegang teguh pada kebiasaan sehat tersebut.
Fase ini juga dapat membantu kamu untuk mempertahankan target berat badan secara permanen.
Kesimpulan :
Diet Mayo adalah jenis diet yang populer untuk menurunkan berat badan dengan membatasi asupan kalori dan mengurangi konsumsi makanan yang tinggi lemak dan gula. Diet ini memfokuskan pada konsumsi protein dan sayuran, serta membatasi konsumsi makanan olahan dan bahan pengawet. Namun, sebelum memulai diet ini, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi karena diet yang terlalu ketat dan tidak seimbang dapat mempengaruhi kesehatan. Penyesuaian gaya hidup sehat dan latihan fisik merupakan cara yang lebih baik dan berkelanjutan untuk menjaga berat badan dan kesehatan dalam jangka panjang.
Post a Comment for " Cara Mengikuti Diet Mayo bagi Pemula, Ini Triknya"