Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Langkah-Langkah Budidaya Semangka Inul Untuk Pemula

Semangka Inul sebagai buah semangka yang berwujud lonjong seperti pepaya, dengan kulit warna hijau gelap dan berat 2,5 sampai 3,5 kg.

Telah banyak petani yang membudidayakan buah ini, karena ringkas. Supaya hasilnya memberikan kepuasan, dibutuhkan pengetahuan berkenaan budidaya semangka inul.

Langkah-Langkah Budidaya Semangka Inul

Ada banyak cara yang dapat Anda kerjakan untuk budidaya semangka inul, salah satunya sebagai berikut:

Mempersiapkan Tempat Tanam

Persiapkan tempat tanam yang sesuai persyaratan perkembangan semangka inul. Buah ini pas ditanamkan di tanah dengan tinggi sekitaran 2-500 mtr. dari permukaan laut.

Tempat harus terserang cahaya matahari langsung, minimum sepanjang 8 jam setiap hari. Mempunyai tanah yang gembur, elemen hara tinggi, PH sekitaran 5,5-7,5, dekat sama sumber air, dan jauh dari pantai. Anda dapat mendapati persyaratan tempat itu pada daratan rendah.

Menggemburkan Tempat Tanam

Sesudah mendapati tempat tanam yang pas, Anda perlu memproses tempat itu. Lakukan penggemburan pada tanah dengan dicangkul atau membajak.

Arah penggemburan yakni supaya tanah lebih gembur, dan elemen hara yang terdapat tercampur rata.

Langkah lakukan penggemburan tempat tanam budidaya semangka inul yakni bajak tanah membuat jalur tanam dengan kedalaman 20-30 cm.

Dari jalur itu akan dibikin bilikan yang terbagi dalam sepasang jalur dalam jarak 2 mtr.. Lantas beri jarak di antara tiap pasangan bilikan untuk pengairan lebih kurang 30 cm.

Diamkan jalur tanaman itu sepanjang tiga hari, agar terserang cahaya matahari untuk mematikan bakteri dan jamur dalam tanah. Kemudian, membersihkan jalur tanam dari kerikil dan tersisa akar.

Memberi Pupuk Dasar

Beri pupuk dasar pada tempat tanam, buat memasok gizi dalam tumbuhan semangka sepanjang penanaman di bilikan.

Pemakaian pupuk yang baik untuk tanaman ini ialah kombinasi pupuk organik misalkan kompos, butiran organik, kandang dan pupuk kimia misalkan TSP, ZA, NPK, urea.

Pertama, Anda perlu memeriksa pH tanah, bila kurang 5,5 karena itu tanah condong memiliki sifat asam. Bila tanah asam, Anda perlu mengapuri dengan dolomit dulu.

Pakai pupuk kandang berbentuk kotoran sapi, ayam, atau kambing, lalu siram dengan larutan EM4 dan ditutup terpal, biarkan sepanjang 1 Minggu. Taburi pupuk kandang di sejauh jalur tanam.

Taburi juga pupuk kimia NPK bertepatan dengan insektisida, dan campur secara rata dengan cangkul. Selanjutnya tutup jalur itu memakai tanah.

Wujud bilikan yang miring ke atas, agar air tidak melimpah saat pengairan. Untuk menahan gulma, berilah plastik mulsa perak di atas bilikan. Siram bilikan itu supaya pupuk cepat tergerai.

Mempersiapkan Bibit Semangka

Pada intinya bibit semangka datang dari biji, Anda dapat membeli di toko pertanian. Persiapkan tempat tanam berbentuk tanah humus yang ditempatkan dalam pot atau polybag.

Rendam benih bibit di air bersih sampai 1 malam, lalu buntal biji dengan kain basah sampai ada kecambah ( sepanjang 12 jam)

Bikinlah lubang pada tempat tanam di bagian tengah sedalam 3 cm, supaya lebih gampang Anda dapat menyiraminya lebih dulu. Masukan biji buah yang sudah berkecambah ke pot, kemudian tutup dengan tanah. Sesudah dua hari biji akan tumbuh.

Sepanjang itu jangan dibiarkan bibir terserang cahaya matahari langsung. Di hari ke 5-7 bibit ada daun tengah dan dapat ditanamkan di bilikan.

Tahapan Tanam Bibit di Bilikan

Saat sebelum lakukan penanaman bibit di bilikan, lubangi plastik mulsa memakai kayu sedalam 10 cm, dan jarak 15 cm. Campurkan insektisida, fungisida, NPK, di air, kemudian berikan di masing-masing lubang tanam.

Perpindahan bibit dilaksanakan sore hari, kemudian langsung disiram. Sepanjang 5 hari Anda perlu lakukan pengujian dan penyulaman bibit yang tidak tumbuh.

Perawatan tanaman Semangka

Perawatan ini dilaksanakan sampai tahapan pemilihan akan buah semangka. Adapun perawatan yang sudah dilakukan seperti pemberian pupuk susulan, penyiraman, penyiangan bilikan dan pengaturan sulur tanaman.

Pemupukan

Pemupukan susulan dilaksanakan saat tanaman berumur 7 hari semenjak penanaman, dan pemupukan seterusnya dilaksanakan jeda 7 hari.

Beri pupuk NPK yang dicampurkan di air, dengan jumlah satu gelas pupuk NPK dan air 35-40 liter. Pada pemupukan seterusnya, tambah pupuk NPK jadi 2-3 gelas, jeda 10-14 hari.

Penyiraman

Kerjakan penyiraman dengan teratur, yakni jeda 7 hari sekali. Bila buah semangka tumbuh sebesar telur ayam, beri penyiraman jeda 5 hari sekali.

Penyiangan

Penyiangan bilikan dilaksanakan untuk gulma yang ada di tiap jarak bilikan (pengairan). Kerjakan penyiangan 3-4 minggu sekali, dan dilaksanakan saat sebelum pemberian pupuk pembesaran buah.

Pengaturan sulur tanaman

Kerjakan pengaturan sulur tanam buat mempermudah proses pemilihan akan buah. Pada intinya semangka memiliki banyak sulur, terbagi dalam sulur primer yaitu 3 biji seperti huruf W, dan sulur sekunder yang disebut cabang dari sulur primer.

Lempengkan sulur yang berkembang ke samping, yaitu 3 sulur primer yang seperti huruf W. Saat sebelum pemilihan akan buah, antara tanaman tidak boleh gandeng.

Tahapan Penyeleksian Akan Buah

Sesudah semangka berumur 1 bulan, tanaman ini akan tumbuh bunga betina dan jantan. Bunga betina mempunyai putik yang akan buah dan bunga jantan mempunyai serbuk sari.

Pembuahan saat musim kemarau lebih gampang, dibanding saat musim penghujan karena harus ditolong lewat cara manual.

Pilih akan buah yang mempunyai potensi tumbuh besar, yaitu perkembangan buah yang jauh dari akar tumbuhan, atau daun yang ke 11 sampai 14 berada di 3 sulur primer. Sebaiknya untuk menanti semua buah tumbuh besar seperti telur ayam, saat sebelum disaring.

Bila tidak ada buah di sulur primer, Anda bisa ambil buah di sulur sekunder, atau mengambil buah yang yang ada di dekat akar bila buah di daun kesebelas - 14 tidak tumbuh.

Tentukan buah yang berwujud proposional. Tiap tanaman semangka, Anda dapat sesuaikan 2-3 akan buah.

Perempelan Sulur Sekunder

Apabila sudah menyortir buah semangka, Anda perlu lakukan perempelan yakni memotong sulur sekunder pada pagi hari. Sisakan satu daun setiap pangkal sulur yang dipotong. Ini diperuntukkan supaya gizi cuma konsentrasi pada sulur yang mempunyai buah.

Memberi Alas Buah Semangka

Pemberian alas dilaksanakan supaya buah tidak dikonsumsi uret. Tidak boleh menggunakan alas yang kedap air, supaya air hujan sanggup menyerap ke tanah.

Mengubah Buah Semangka

Mengubah semangka dengan teratur pasti penting dilaksanakan supaya buah terserang cahaya matahari secara rata. Supaya warna hijau di kulit buah rata, Anda harus mengembalikannya secara periodik. Pembalikan dilaksanakan tiap 4-7 hari sekali

Pupuk Khusus Pembesaran Buah

Langkah menanam semangka inul supaya berbuah besar yaitu dengan memberi pupuk khusus. Pemberian pupuk dilaksanakan pada 7-10 hari saat sebelum periode panen atau saat tanaman berumur 40 hari.

Pupuk pembesar buah semangka yaitu dengan menaburkan pupuk NPK diesela bilikan di proses pengairan. Nanti pupuk ini akan terlarut dan teresap ke semua bilikan.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit yang serang buah semangka inul ialah serangga, seperti uret, lalat buah, kutu thrips, dan jamur. Untuk mengatasinya Anda dapat memberi pestisida dengan jumlah yang tepat.

Periode Panen Semangka Inul

Periode panen hasil dari budidaya semangka inul saat buah berusia 50 hari. Semangka yang telah masak disaksikan dari gagang semangka yang jadi kering. Tanaman ini akan mati setelah periode panen, karena semangka sebagai tanaman sekali panen.

Post a Comment for " Langkah-Langkah Budidaya Semangka Inul Untuk Pemula"