Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apakah itu Asidosis? Ini Pemicu, Tanda-tanda, dan Pengatasannya

Asidosis ialah keadaan klinis saat darah pada tubuh memiliki kandungan asam terlampau tinggi. Keadaan ini biasanya muncul karena organ paru-paru dan ginjal tidak sanggup jaga kesetimbangan pH badan. Jika tidak selekasnya diatasi, asidosis dapat berpengaruh fatal bahkan juga memberikan ancaman nyawa. Silahkan ketahui lebih jauh berkenaan asidosis lewat pembahasan berikut ini.

Apakah itu Asidosis?

Asidosis ialah keadaan saat kandungan asam pada tubuh terlampau tinggi yang diikuti dengan berkurangnya pH darah sampai di bawah 7,35. Di mana, umumnya pH (tingkat keasaman) pada darah ialah 7,4.

Pada intinya, kesetimbangan pH pada tubuh akan dikontrol oleh paru-paru dan ginjal dengan keluarkan senyawa asam lewat pernafasan dan urine. Bila ke-2 organ badan itu alami masalah, karena itu hal itu bisa mengakibatkan pembuangan asam jadi tidak maksimal.

Pengurangan angka pH darah pada tubuh ini dapat mengakibatkan permasalahan kesehatan yang serius, dimulai dari osteoporosis, pengurangan massa otot, hipoksemia, tidak berhasil ginjal, tidak berhasil jantung, sampai kematian. Berikut kenapa asidosis perlu diatasi secara cepat.

Pemicu Asidosis

Ada bermacam factor yang bisa mengakibatkan berlangsungnya asidosis pada tubuh, berikut penuturannya.

1. Asidosis Respiratorik

Asidosis respiratorik muncul karena paru-paru tidak sanggup keluarkan karbon dioksida dengan maksimal. Keadaan itu dapat dipacu oleh faktor-faktor, salah satunya:

  • Masalah pernafasan akut, seperti asma dan penyakit paru obstruktif akut (PPOK).
  • Abnormalitas susunan rongga dada.
  • Masalah saraf pernafasan.
  • Sleep apnea.

2. Asidosis Metabolik

Asidosis metabolik terjadi saat proses metabolisme badan terusik hingga mengakibatkan produksi asam bertambah. Berdasar keadaan pemicunya, asidosis metabolik dibagi jadi empat tipe, yakni:

Asidosis Diabetik

Asidosis diabetik atau ketoasidosis diabetik adalah kompleksitas diabetes melitus. Ketoasidosis diabetik disebabkan karena ketakmampuan badan memproses glukosa untuk jadi energi hingga terjadi pembakaran lemak berlebihan yang hasilkan senyawa asam namanya keton.

Asidosis Laktat

Asidosis laktat disebabkan karena sel otot yang menghasilkan asam laktat berlebihan. Beberapa keadaan yang mengakibatkan asidosis laktat salah satunya:

  • Hipoksia.
  • Konsumsi alkohol berlebihan.
  • Terguncang kardiogenik.
  • Tidak berhasil hati.
  • Anemia.

Asidosis Tubulus Renalis

Asidosis tubulus renalis sebagai tipe asidosis yang muncul karena ginjal tidak sanggup buang asam berlebihan lewat urine. Keadaan ini biasanya disebabkan karena kerusakan ginjal karena abnormalitas genetik atau penyakit autoimun.

Asidosis Hiperkloremik

Asidosis hiperkloremik ialah tipe asidosis yang terjadi saat senyawa natrium bikarbonat pada tubuh terlampau rendah dalam waktu lama. Keadaan ini umumnya disebabkan karena beberapa permasalahan kesehatan, salah satunya:

  • Diare akut.
  • Muntah.
  • Penyakit ginjal.

Tanda-tanda Asidosis

Tanda-tanda asidosis cukup bermacam, bergantung dari pemicunya. Tetapi, gejala-gejala yang biasanya dirasakan oleh penderita asidosis ialah seperti berikut:

  • Napas pendek.
  • Ngilu kepala.
  • Bingung.
  • Jantung berdebar-debar.
  • Kuatir.
  • Kejang.
  • Berbau mulut seperti wewangian buah.
  • Muntah dan mual.
  • Penyakit kuning, biasanya dirasakan oleh penderita asidosis metabolik.

Analisis Asidosis

Langkah awal yang sudah dilakukan dokter untuk menganalisis asidosis dengan bertanya keluh kesah dan mengecek fisik pasien. Selanjutnya, dokter akan minta pasien jalani beberapa pengecekan pendukung, misalnya:

  • Test darah, dilaksanakan dengan ambil contoh darah pasien untuk mengecek kandungan gula dan elektrolit.
  • Test urine, dilaksanakan untuk mengecek kandungan keton pada urine.
  • Analitis gas darah arteri, dilaksanakan dengan mengecek kandungan oksigen, karbon dioksida, dan pH pada darah.
  • Rontgen dada, dilaksanakan untuk mengecek masalah yang terjadi pada paru-paru.

Langkah Menangani Asidosis

Asidosis ialah keadaan klinis genting hingga perlu diatasi dengan selekasnya. Beberapa perlakuan klinis yang sudah dilakukan oleh dokter untuk tangani asidosis ialah seperti berikut:

  • Pemberian obatan-obatan, seperti bronkodilator, antibiotik, kortikosteroid, dan diuretik. Pemberian beberapa obat ini sesuaikan dengan pemicu asidosis yang memicunya.
  • Penempatan alat tolong napas, yakni continuous positive airway pressure (CPAP) untuk menangani asidosis respiratorik.
  • Pemberian natrium bikarbonat tambahan lewat injeksi intravena jika asidosis disebabkan karena rendahnya kandungan natrium bikarbonat.
  • Therapy hormon insulin untuk tangani ketoasidosis diabetik.

Penangkalan Asidosis

Penangkalan asidosis bisa dilaksanakan dengan menghindar factor pemicunya. Adapun beberapa usaha yang bisa diaplikasikan untuk menahan asidosis ialah seperti berikut:

  • Stop merokok.
  • Batasi konsumsi alkohol.
  • Menyembuhkan penyakit diabetes sesuai saran dokter.
  • Minum air mineral yang cukup lebih kurang 2 ltr setiap hari.
  • Jaga berat tubuh bagus.
  • Konsumsi beberapa obat sesuai saran dokter.

Jika Anda mempunyai keluh kesah tanda-tanda yang seperti asidosis, selekasnya tanyakan sama dokter Siloam Hospitals supaya memperoleh pengatasan klinis yang akurat.


Post a Comment for " Apakah itu Asidosis? Ini Pemicu, Tanda-tanda, dan Pengatasannya"