Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apakah benar Daun Kelor Berguna untuk Kesehatan?

Ada banyak manfaat daun kelor untuk kesehatan. Daun kelor, yang mempunyai nama Moringa oleifera, sebagai tanaman yang dari India. Tanaman ini bisa tumbuh di negara tropis dan subtropis yang lain, seperti Indonesia. Semenjak ratusan—bahkan ribuan—tahun lalu, daun kelor sudah dipakai sebagai obat herbal untuk menangani banyak penyakit. Dulu, daun kelor umum dipakai untuk menyembuhkan:

Apa Daun Kelor Memang Mempunyai Manfaat untuk Kesehatan?

Pada realitanya, tanaman ini memiliki kandungan banyak mineral dan vitamin yang penting untuk badan. Daunnya memiliki kandungan vitamin C 7 kali semakin banyak dibanding jeruk; dan kalium 15 kali lebih beberapa dari pisang. Disamping itu, daun kelor simpan protein, kalsium, zat besi, dan asam amino—sehingga bermanfaat untuk mengobati jaringan dan membuat otot.

Disamping itu, daun kelor dipenuhi dengan anti-oksidan, yaitu zat yang bisa menolong menahan kerusakan sel. Anti-oksidan yang dipunyai daun kelor dapat tingkatkan mekanisme ketahanan tubuh. Penelitian sudah menunjukkan jika anti-oksidan ini bisa turunkan tekanan darah dan kurangi lemak di darah atau badan.

Bagaimana dengan Dampak Daun Kelor Pada Penyakit?

Selama ini, riset daun kelor masih memakai hewan sebagai subyek yang dites. Beberapa periset belum ketahui apa hasilnya sama bila diterapkan pada manusia.

Tetapi, beberapa periset masih cari tahu bagaimana daun kelor bisa berguna untuk manusia dan jadi obat untuk beberapa penyakit. Adapun beberapa riset yang sudah ada menunjukkan jika daun kelor mempunyai manfaat untuk:

1. Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis sebagai penyakit autoimun yang bisa mengakibatkan ngilu persendian di semua badan. Konsentrat daun kelor bisa kurangi lebam, kemerahan, dan ngilu yang dirasa karena persendian yang meradang.

2. Diabetes

Diabetes, atau penyakit kencing manis, ialah penyakit yang diikuti dengan kandungan gula darah yang tinggi atau di atas nilai normal. Beberapa riset memperlihatkan jika protein serupa insulin yang dikandung daun kelor bisa menolong turunkan kandungan gula darah.

Beberapa zat kimia yang ada di tumbuhan itu menolong badan mengolah gula lebih baik—bahkan mempengaruhi bagaimana badan melepas insulin (hormon yang mengatur gula darah).

3. Kanker

Pada pengecekan laboratorium, konsentrat daun kelor bisa perlambat perkembangan beberapa sel kanker pankreas dan menolong kemoterapi jalan dengan lebih bagus. Pada penelitian yang lain, tanaman kelor mempunyai dampak antikanker yang bisa dipakai sebagai bahan obat.

4. Memory

Karena anti-oksidan dan beberapa zat kimiawi yang lain yang ada di daun kelor, tanaman ini disebutkan bisa mengobati depresi dan radang dalam otak. Ini bisa tingkatkan kekuatan seorang dalam ingat suatu hal dan peranan memory pada umumnya.

Pada sekarang ini, beberapa periset sedang terus mencair apa daun kelor bisa berguna untuk turunkan cholesterol, menangani artritis, turunkan tekanan darah tinggi, menyembuhkan kerusakan hati karena beberapa obat, mengobati ulkus lambung, asma, cedera, diare, anemia, dan turunkan berat tubuh.

Apa Daun Kelor Aman untuk Dipakai?

Penelitian memperlihatkan jika daun kelor bisa dikonsumsi, begitu halnya konsentrat daun kelor berbentuk cairan dan serbuk. Kamu bisa beli konsentrat daun kelor atau suplemen berbasiskan daun kelor di beberapa tempat.

Tetapi, hal yang penting kamu pikirkan ialah tidak ada standard jumlah tertentu yang ditata oleh Tubuh Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Disamping itu, penjual konsentrat daun kelor pun tidak perlu menunjukkan apa produk itu aman atau bermanfaat sesuai yang diiklankan.

Jauhi konsumsi daun kelor bila kamu hamil atau menyusui. Tanyakan ke dokter saat sebelum memakai suplemen berbasiskan daun kelor atau konsentrat daun kelor yang lain, terlebih bila kamu sedang konsumsi beberapa obat dengan teratur.

Post a Comment for " Apakah benar Daun Kelor Berguna untuk Kesehatan?"