Diare: 15 Penyebab Umum dan Cara Mengobatinya
Apa Itu Diare?
Saat Anda mengalami diare, buang air
besar (atau tinja) Anda menjadi encer dan berair. Ini umum dan biasanya tidak
serius.
Banyak orang mengalami diare beberapa
kali dalam setahun. Biasanya berlangsung 2 sampai 3 hari. Beberapa orang lebih
sering mendapatkannya. Bisa jadi karena mereka memiliki irritable bowel
syndrome (IBS) atau kondisi lainnya.
Apa Penyebab Diare?
Biasanya, diare terjadi karena virus
yang masuk ke usus Anda. Beberapa orang menyebutnya "flu usus" atau
"flu perut".
Penyebab lainnya termasuk:
·
Penyalahgunaan
alkohol
·
Alergi terhadap
makanan tertentu
·
Diabetes
·
Penyakit usus
(seperti penyakit Crohn atau kolitis ulserativa)
·
Makan makanan
yang mengganggu sistem pencernaan
·
Infeksi oleh
bakteri (penyebab sebagian besar jenis keracunan makanan) atau organisme lain
·
Penyalahgunaan
pencahar
·
Obat-obatan
·
Tiroid yang
terlalu aktif (hipertiroidisme)
·
Terapi radiasi
·
Berlari (Beberapa
orang mengalami "diare pelari" karena alasan yang tidak jelas.)
·
Beberapa kanker
·
Operasi pada
sistem pencernaan Anda
·
Kesulitan
menyerap nutrisi tertentu, juga disebut "malabsorpsi"
Diare juga dapat mengikuti sembelit,
terutama bagi orang yang memiliki sindrom iritasi usus besar.
Gejala Diare
Anda mungkin memiliki:
·
Perut kembung
·
kram
·
Tinja tipis atau longgar
·
Kotoran berair
·
Perasaan mendesak
bahwa Anda perlu buang air besar
·
Mual dan muntah
Gejala yang lebih serius meliputi:
·
Darah atau lendir
di tinja Anda
·
Penurunan berat
badan
·
Demam
Jika Anda memiliki tinja encer lebih
dari tiga kali sehari dan Anda tidak minum cukup cairan, Anda bisa mengalami
dehidrasi. Itu bisa menjadi masalah serius jika tidak diobati.
Kapan Saya Harus Menghubungi Dokter Saya?
Hubungi dokter Anda segera jika Anda
memiliki:
·
Darah dalam diare
Anda atau tinja berwarna hitam dan lembek
·
Demam yang tinggi
(di atas 101 F) atau yang berlangsung lebih dari 24 jam
·
Diare yang
berlangsung lebih dari 2 hari
·
Mual atau muntah
yang mencegah Anda minum cairan untuk menggantikan cairan yang hilang
·
Sakit parah di
perut Anda (terutama kuadran kanan bawah) atau bagian belakang
·
Diare setelah
pulang dari luar negeri
Juga, hubungi dokter Anda segera jika
Anda mengalami diare dan tanda-tanda dehidrasi berikut:
·
urin gelap
·
Jumlah urin yang
lebih sedikit dari biasanya atau, pada anak, popok basah lebih sedikit dari
biasanya
·
Detak jantung
cepat
·
Sakit kepala
·
Kulit kering
·
Sifat mudah
tersinggung
·
Kebingungan
Diagnosa Diare
Dokter Anda akan bertanya tentang
riwayat kesehatan Anda dan obat apa yang Anda minum, serta apa yang Anda makan
atau minum baru-baru ini. Mereka akan memberi Anda pemeriksaan fisik untuk
mencari tanda-tanda dehidrasi atau sakit perut.
Tes tertentu dapat membantu menentukan
penyebab diare Anda, termasuk:
·
Tes darah untuk
mencari penyakit atau kelainan tertentu
·
Kolonoskopi, dalam
kasus yang jarang terjadi, di mana dokter Anda melihat ke dalam usus besar Anda
dengan tabung tipis dan fleksibel yang menampung kamera kecil dan cahaya.
Mereka juga dapat menggunakan perangkat ini untuk mengambil sampel kecil
jaringan. Atau dokter Anda mungkin hanya perlu melakukan sigmoidoskopi, yang
hanya melihat usus besar bagian bawah.
·
Tes tinja untuk
mencari bakteri atau parasit
Pengobatan Diare
Jika kasus Anda ringan, Anda mungkin
tidak perlu mengonsumsi apa pun. Orang dewasa dapat minum obat yang dijual
bebas seperti bismut subsalisilat atau loperamida, yang bisa Anda dapatkan
dalam bentuk cairan atau tablet.
Anda juga harus tetap terhidrasi. Anda
harus minum setidaknya enam gelas 8 ons cairan setiap hari. Pilih minuman
pengganti elektrolit atau soda tanpa kafein. Kaldu ayam (tanpa lemak), teh
dengan madu, dan minuman olahraga juga merupakan pilihan yang baik. Alih-alih
minum cairan dengan makanan Anda, minumlah cairan di antara waktu makan.
Sering-seringlah minum sedikit cairan. Probiotik cair juga dapat membantu.
Bagaimana Saya Bisa Merasa Lebih Baik?
Daerah dubur Anda mungkin menjadi
sakit karena semua buang air besar yang dibawa diare. Anda mungkin merasa
gatal, terbakar, atau nyeri saat pergi ke kamar mandi.
Untuk bantuan, mandi air hangat atau
mandi sitz. Setelah itu, keringkan area tersebut (jangan digosok) dengan handuk
bersih dan lembut. Anda juga dapat mencoba menggunakan krim wasir atau
petroleum jelly pada area yang terkena. Jika ini berlanjut selama beberapa
hari, Anda harus menghubungi dokter Anda.

Post a Comment for "Diare: 15 Penyebab Umum dan Cara Mengobatinya"